Kita Punya Pilihan


Hidup ini tidak lain adalah serangkaian pilihan. Setiap langkah kita dihadapkan kepada pilihan. Maka di situlah akal berperan. Memilih dan memilah satu pilihan yang kita anggap terbaik.

Pengambilan satu pilihan terbaik, tentu didasari informasi sebelumnya, pengalaman dan pengamatan.

Hari-hari ini kita dihadapkan dua pilihan kepemimpinan. Yang satu sudah teruji kedustaannya, kezalimannya, ketidakberpihakannya kepada semua elemen umat Islam, dan kegagalannya mengelola wilayah yang dipimpinnya. Yang satu lagi belum teruji komitmennya terhadap segala permasalahan dan kebutuhan umat. Maka semua dikembalikan kepada setiap individu, akan memilih yang mana, ataupun bahkan tak akan memilih semuanya. Itu wajar, lazim.

Namun menjadi tak lazim, tak wajar, dan tak manusiawi jika pilihan itu diarahkan, didikte, bahkan diintimidasi oleh yang empunya kekuasaan. Sebuah pilihan seyogyanya adalah hak individu, berdasar pengamatan, pemikiran, dan analisa, namun menjadi tak elok jika diintervensi pihak di luar dirinya.

Kita punya pilihan. Memilih salah satu, ataupun tidak memilih keduanya. Tergantung kerangka berfikir yang kita bangun sebelumnya. Tak usah terpengaruh bujuk rayu, intimidasi ataupun ancaman. Kita yang bertanggung jawab atas segala pilihan hidup yang kita ambil, bukan orang lain. Kita sendiri yang menanggung resiko dari setiap pilihan.

Jadi saudaraku, pilihlah pemimpin yang benar-benar tsiqah terhadap Islam dan kaum muslim, pemimpin yang punya tekad untuk menerapkan hukum Allah di buminya milik Allah, pemimpin yang hanya takut kepada Allah saja.
posted from Bloggeroid

Belum ada Komentar untuk "Kita Punya Pilihan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel