Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Tidur Hailulah, Qailulah, dan Ailulah

Sahabat  Abufadli, ternyata selain tidur di malam hari seperti yang biasa kita jalani, ada lagi 3 jenis tidur yang perlu kita ketahui yaitu tidur hailulah, tidur qailulah dan tidur 'ailulah.

Berikut ini penjelasan singkat mengenai ketiga jenis tidur itu, agar kita faham mana yang sunnah untuk dilakukan dan mana yang justru terlarang.

TIDUR HAILULAH, 
TIDUR QAILULAH  dan TIDUR 'AILULAH

Pertama, tidur HAILULAH tidur yang menghalangi datangnya rizqy.

Yaitu tidur sehabis melaksanakan sholat subuh, dinamakan demikian karena tidur tersebut dapat menghalangimu dari rizki yang ALLOH SUBHANALLAHU WATA'ALA tebar pada waktu pagi hari.

Kedua, tidur Qailulah, tidur yang disunnahkan oleh Rasulullah shalalllahu 'alaihi wasallam

Yaitu tidur sebelum melakukan sholat dzuhur sekitar 90 menit sebelum dikumandangkannya adzan dhuhur, tidur jenis ini sangat bemanfaat dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah.

Dijelaskan bahwa ketika musim panas rasulullah tidur sebelum Dzuhur. dan ketika musim dingin beliau Nabi Muhammad tidur setelah dzhuhur.

Ketiga, tidur 'Ailulah, tidur yang dapat menyebabkan datangnya penyakit.

Yaitu tidur sehabis melakukan sholat ashar, tidur jenis satu ini dapat menyebabkan berbagai penyakit, di antaranya adalah: sesak napas, murung + gelisah dan mudah pikun/pelupa.

Demikian penjelasan ringkas mengenai jenis tidur selain tidur malam, yakni hailulah, qailulah, dan tidur 'ailulah. Jenis tidur yang satu disunnahkan dan yang dua lainnya dilarang.

Semoga bermanfaat dan kita bisa menjalankan sunnah-sunnah Nabi yang mulia. Aamiin.

Gambar dari Bobo.grid.id 
Deni Kurnia
Deni Kurnia Guru, Blogger, dan Seorang Pembelajar

Posting Komentar untuk "Mengenal Tidur Hailulah, Qailulah, dan Ailulah "