Karena Mereka Memilih Hidup Tanpa RIBA


Seorang kawan karib, istrinya sudah 14 tahun diangkat menjadi seorang PNS, hampir tiap tahun berganti rumah kontrakan. Ketika ditanya, "kenapa antum ga ambil saja KPR?" Ia menjawab dengan santai, "itu kan transaksi ribawi, kang".

Salah seorang anak bertanya kepada ayahnya, " Bi, kenapa Abi gak kridit mobil, kan teman-teman Abi udah pada punya. Mobilnya bagus-bagus?" Si ayah tersebut menjawab, " Sepertinya belum waktunya De. In syaa Alloh kita nanti punya juga. Lagian, kredit mobil (di leasing) itu kan RIBA, dosa."

Ada sahabat saya di sebuah kota besar, seorang pengusaha yang omsetnya sudah mencapai miliaran rupiah. Kemudian, ia ngaji di sebuah harakah dakwah. Dan dengan berani mengambil keputusan, MENJUAL SEMUA ASETNYA termasuk rumahnya. Untuk membayar semua hutangnya. Ketika saya tanya, " Kenapa Bu, habis-habisan seperti itu?". Beliau menjawab, " Selama ini usaha saya bergelut dengan riba. Ketika saya tahu bahwa itu dosa, saya harus hentikan."

Demikian beberapa contoh nyata sikap istiqomah dalam memegang prinsip aqidah. Masih banyak kisah orang-orang yang "sami'na wa atho'na" terhadap perintah dan larangan Alloh. Ada yang tidak peduli dengan penilaian manusia, apakah ia dicibir atas segala kesederhanaan dalam menjalani hidup, ataukah dipuji. Bagi mereka, menjauhi riba adalah ketaatan kepada Sang Pencipta.

Semoga bermanfaat. (www.abufadli.com)

Belum ada Komentar untuk "Karena Mereka Memilih Hidup Tanpa RIBA"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel