Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tempat Kembali itu ISLAM


Di negeri sekuler, mempertontonkan aurat menjadi hal biasa, lumrah, dan tidak melanggar aturan. Di negeri yang memisahkan agama dari kehidupan (fashlu ad-diin 'ani al-hayah), tayangan yang merangsang syahwat, dibiarkan demi "rating" media. Dari semua itu, muncullah aneka ekses berupa perkosaan, seks bebas, dan lain-lain, yang ujung-ujungnya merepotkan semua pihak.


Untuk menggali solusi atas hal ini, ada baiknya kita sama-sama membaca secara seksama perkataan sahabat kami, Annisa Evnuri, alumni SSG 29. Lengkapnya sebagai berikut:


Akhi ukhti...


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Sejak beberapa pekan belakangan ini media diributkan dengan berbagai peristiwa memilukan.


Pemerkosaan anak dibawah umur sampai berujung pembunuhan. Belasan Anak-anak SD yang mabuk dengan lem fox dan ditemukan alat kontrasepsi di tas mereka. Lebih parah lagi 5 anak SMP(14 tahun) dan 3 anak SD( 12 tahun dan 9 tahun) yang memerkosa secara rame-rame anak umur 13 di surabaya ?

Apalagi!!!


Semua ini adalah fenomena gunung es, hari-hari akan menyingkap yang lebih dahsyat dan menakutkan.


Siapa yang harus disalahkan? Kalau ternyata semua itu adalah disebabkan kita semua, ditambah lagi pendidikan yang mengarah kesana tanpa disadari atau memang ada tangan tangan jahil yang menginginkannya?


Aku mau curhat ni...


Hari ini, tanggal 6 sya'ban ketika sedang mengajari anak yang duduk di kelas 3 SD, mata pelajaran bahasa Inggris. Dan ada sesuatu yang membuat perutku mulas dan emosiku membara serta jantungku berdetak keras...


Ternyata anak SD kelas 3 telah diajari kemaksiatan yang kelak dapat berujung kepada pemerkosaan.


Di unit 9

Dengan judul Ms Lia is Beautiful


Ada gambar 2 anak laki SD dengan seragam putih merah, celana pendek yang tentunya adalah gambaran untuk bocah kelas 3 SD. Dua anak itu sedang berbincang kemudian lewatlah seorang cewek dengan setelan pakaian warna abu abu dengan span pendek Selutut layaknya seorang guru atau pegawai negeri, membawa lembaran putih di tangannya.


Lihathah obrolan dua bocah SD itu tentang cewek yang lagi lewat.


Look! The woman is Beautiful , Who is She?

Bocah yang satunya menjawab, "She is Ms lia, She is tall too.


Mungkin kau akan berpikir kalau aku berlebihan...

Cobalah kau renungkan, apa tujuan anak kelas 3 SD diajarin hal ini?

What for?


Kalau buku- buku sekolah saja mengajarkan hal seperti ini, bagaimana dengan yang lainnya?


  • Iklan iklan di pinggir jalan yang mengumbar aurat dan membakar birahi. 
  • Majalah-majalah setengah porno yang dijual bebas...
  • Gambar- gambar di koran setengah bugil
  • Artis artis dan penyanyi penyanyi yang senantiasa tampil seksi tidak karuan
  • Sinetron-sinetron yang mengajarkan pacaran dan berduaan dengan lawan jenis
  • Warnet warnet yang bebas dimasuki anak-anak
  • Game game anak dengan lakon lakon setengah telanjang
  • Pramugari, pramusaji, SPG, para pelayan mall yang semuanya mengumbar aurat
  • Pergaulan bebas di sekolahan...
  • Di jalan di pasar di kantor pemandangan yang mengundang birahi dipertontonkan
  • Sangsi terhadap pelaku kriminal yang tidak membuat jera
  • Dan masih banyak lagi..

Setelah semua faktor perusak di atas yang dibuat dan diresmikan, apakah pantas kita marah lalu mengutuk apabila terjadi pemerkosaan?


Akhirnya kita sendiri yang pantas dikutuk,

seperti seorang ayah yang melemparkan anaknya ke kolam lalu dia berpesan,

" Ananda, berhati-hatilah jangan sampai dirimu basah"


AKHI ukhti...


Tidak adalah solusi yang dapat menyelamatkan manusia dari berbagai permasalahan, dari segala ketakutan dan kecemasan, dari segala kepedihan dan kesengsaraan kecuali satu....


Kembali kepada ajaran islam, yang Allah turunkan untuk umat manusia.


Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, bukan Islam abah-abalan.


Dan ketahuilah mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim.


Dan pelaku pelaku pemerkosaan juga mayoritasnya adalah muslim, atau mungkin semuanya muslim.


Kenapa itu terjadi?

Mana islam mereka?


Mereka hanya mendapatkan pendidikan islam yang minim sekali. Mereka tidak mendapatkan hak yang cukup untuk belajar islam...


Islam adalah agama yang menebarkan ketentraman dan kedamaian. Menjaminkan kesejAhteraan bagi seluruh umat manusia.


Dalam permasalahan pemerkosaan dan pencabulan islam telah memberikan solusi sejak 15 abad yang lalu, solusi yang paten dan terbukti...


Islam tidak langsung melarang perzinaan namun Islam melarang manusia mendekati perzinaan.


  • Mulai dari perintah menutup aurat
  • Perintah Menundukkan pandangan
  • Memisahkan anak- anak tidur di ranjang setelah umur 10 tahun
  • Memerintahkan agar anak-anak tidak masuk ke kamar ortunya kecuali dengan izin khususnya di waktu- waktu orang tua melepaskan pakaiannya
  • Larangan berduaan dengan yang bukan mahrom nya
  • Perintah untuk segera menikah
  • Larang Safar tanpa mahrom
  • Larangan duduk di pinggir jalan kecuali memang terpaksa dan memberikan hak jalan
  • Larangan menyentuh wanita yang bukan mahromnya
  • Larangan berucap yang lemah lembut(menggoda) bagi wanita
  • Dan lainnya

Semua itu bukanlah untuk mengekang manusia atau mengeruhkan kehidupannya.


Namun demi memberikan kesejahteraan bagi umat manusia, anak-anak dan orang tua serta negara. Agar tidak terjadi perzinaan apalagi pemerkosaan.


Bila kita meninggalkan aturan sang pencipta....


Maka azab Allah yang akan turun. Orang tua akan ditimpa ketakutan dengan anak anaknya.


Pemerintah akan kelelahan memadamkan api yang memang disulut dengan sengaja.


Para guru dan pengajar akan disibukkan untuk mengobati luka-luka yang dibikin oleh media.


Para ulama dan tokoh agama akan diberi pekerjaan untuk membersihkan sampah-sampah yang dengan sengaja ditebarkan.


Para kalapas akan kebingungan dengan penuhnya penjara dengan pelaku-pelaku kriminal.


DPR akan dibebani untuk memikirkan sangsi yang tepat untuk pelaku pemerkosaan di bawah umur yang para pelaku sejatinya memang didukung oleh lingkungan, pendidikan dan media serta sarana lainnya.


Komisi perlindungan anak akan berteriak-teriak meminta keadilan.


Psikiater geram sampai terkena stroke karena kasihan dengan para korban.


Lalu sampai kapan kita akan begini?

Bagaimana kelak masa depan anak-anak kita


There in Only One way....


BACK TO ISLAM


Ramadhan hampir tiba. Ini adalah momentum berharga bagi umat islam Indonesia. Untuk kembali mengkaji apa itu islam


Islam yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan dipahami oleh para sahabatnya, islam yang pernah menaklukkan Persia dan Romawi menebar keadilan di bumi yang penuh kedhaliman pada waktu itu.


Berusahalah untuk Mengkhususkan waktu untuk membuka lembaran lembaran Alquran.Dan mengamalkan dalam diri, keluarga dan kehidupan.


Kita hanya sementara di sini. Semua kesenangan dan kesedihan juga hanya sementara.

Ada dua tempat abadi, Surga atau neraka.

Dan hanya ada satu jalan menuju surga

ISLAM.

Deni Kurnia
Deni Kurnia Guru, Blogger, dan Seorang Pembelajar

Posting Komentar untuk "Tempat Kembali itu ISLAM"