Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Cara agar Siswa Mau Bicara di Kelas


Sebagai guru, mungkin kita pernah menghadapi kondisi pembelajaran, di mana kita mengharapkan adanya interaksi aktif, namun ternyata siswanya banyak diam. Beberapa kali kita melontarkan pertanyaan untuk dijawab secara lisan, namun tetap siswanya susah untuk mengemukakan jawaban.

Bagaimana triknya agar siswa aktif secara lisan, menjawab pertanyaan, mengungkapkan pendapat, ataupun memberikan tanggapan?

Dalam posting sederhana kali ini, abufadli.com mencoba memberikan solusi agar siswa mau bicara dan aktif berinteraksi. Selamat membaca dan mencoba!

5 Cara agar Siswa Mau dan nyaman Bicara ketika diminta 

1) Beri Siswa Waktu untuk Berpikir

Saat Anda mengajukan pertanyaan, jangan mengharapkan jawaban segera. Beri siswa Anda waktu untuk mengumpulkan pemikiran mereka dan memikirkan jawaban mereka. 

Siswa dapat menuliskan pemikiran mereka pada grafik organizer atau mereka dapat menggunakan metode pembelajaran kooperatif think-pair-share untuk mendiskusikan pemikiran mereka dan mendengar pandangan teman-temannya. 

Terkadang, yang perlu Anda lakukan untuk membuat siswa berbicara lebih banyak hanyalah diam selama beberapa menit sehingga mereka bisa berpikir.

2) Gunakan Strategi Pembelajaran Aktif

Strategi pembelajaran aktif seperti yang disebutkan di atas adalah cara yang bagus untuk membuat siswa berbicara lebih banyak di kelas. Kelompok belajar kooperatif menawarkan siswa kesempatan untuk bekerja sama dengan teman sebaya mereka dan mendiskusikan apa yang mereka pelajari, daripada harus membuat catatan dan mendengarkan ceramah guru. 

Cobalah menggunakan metode Jigsaw di mana setiap siswa bertanggung jawab untuk mempelajari bagian dari tugas yang diberikan dan membahas apa yang mereka pelajari dalam kelompok mereka. Teknik lainnya adalah round-robin, numbered head, dan team-pair-solo.

3) Efektifkan Bahasa Tubuh 

Pikirkan cara siswa melihat Anda ketika Anda berada di depan mereka. Ketika mereka berbicara, apakah lengan Anda dilipat atau Anda memalingkan muka, atau jari jemari memainkan pulpen? 

Bahasa tubuh akan menentukan seberapa nyaman siswa itu dan berapa lama mereka akan berbicara. Pastikan Anda melihat mereka ketika mereka berbicara dan lengan Anda tidak dilipat. Sesekali mengangguk ketika Anda setuju dan tidak menyela mereka.

4) Pikirkan kembali tentang Pertanyaan Anda

Luangkan waktu untuk memikirkan kembali pertanyaan yang Anda ajukan kepada siswa. Jika Anda selalu bertanya retoris, yang jawabannya hanya ya atau tidak, bagaimana mungkin dapat mengharapkan siswa Anda untuk berbicara lebih banyak? 

Cobalah meminta siswa memperdebatkan suatu masalah. Merumuskan pertanyaan dan mempersiapkan jawaban atau sanggahan. Bagilah siswa menjadi dua tim dan mintalah mereka berdebat dan membahas pandangan mereka tentang masalah yang kita sodorkan .

5) Buat Forum diskusi kelas yang Dipimpin Siswa

Ketika Anda membentuk forum diskusi yang dipimpin oleh siswa, siswa akan merasa lebih bebas untuk berbicara dan berdiskusi karena pertanyaan diajukan dari diri mereka sendiri, serta dari teman sebaya mereka.

Nah, itu saja 5 Cara agar Siswa Mau Bicara di Kelas, merasa nyaman ketika bicara, dan mampu mengungkapkan pendapatnya. Semoga dengan cara-cara ini bisa tercipta pembelajaran aktif dan interaktif. Boleh dicoba, Pak Bu!

Edisi Bahasa Inggris
Deni Kurnia
Deni Kurnia Guru, Blogger, dan Seorang Pembelajar