Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ngopi di Kedai Kopi Hanna

Menikmati secangkir kopi hitam di sebuah kedai kopi, di jalan Mangun Sarkoro Cianjur. Selain sekedar melepas lelah, juga sekalian ngobrol ringan tentang kehidupan. Mulai dari penghasilan harian dari kedai, sampai masalah keislaman.

Selalu ada hikmah dari setiap hal yang dijalani, selalu ada ibrah dari setiap fenomena yang dilewati. Begitu juga hari ini, alhamdulillah 'ala kulli hal. Banyak pelajaran yang didapat, dari sekedar ngopi. 

Jika memakai hitung-hitungan akuntansi moderen, kedai ini takkan bisa bertahan. Hanya menjual kopi seduh seharga tiga ribuan, jajanan gope dan seribu, jus-jus, dan minuman instan, rasanya susah mendapatkan laba yang besar. Tapi nyatanya, kedai ini bisa bertahan lama.

Kuncinya, keyakinan bahwa rizki dari Allah Ta'ala, dan manusia hanya memiliki kewajiban ikhtiar, selebihnya Allah yang mengatur.

Hubungan Kopi dengan Dakwah Islam 


Berbicara mengenai kopi, tak terlepas dari uslub dakwah Islam. Dalam catatan sejarah penyebaran Islam, kopi juga punya tempat tersendiri. Kuatnya kultur ngopi di kalangan bangsa-bangsa Arab membuat kopi menjadi salah satu bekal para penjelajah pendakwah Islam. 

Sejarawan Mark Pendergrast dalam bukunya Uncommon Grounds, bahkan menyimpulkan bahwa kopi menyebar bersama Islam. Di mana ada Islam, di situ ada kopi.

Seperti dilansir tirto.id, dalam buku Uncommon Grounds: The History of Coffee and How It Transformed Our World (2010), penulisnya menjelaskan bahwa kopi jadi minuman sehari-hari. 

Orang kaya di Yaman dan sekitarnya, punya ruangan khusus buat ngopi. Sedangkan yang uangnya pas-pasan, minum kopi di kaveh kanes, alias rumah kopi. Pada abad 15, para peziarah muslim sudah menyebarkan kopi ke Persia, Mesir, Turki, juga Afrika Utara, juga ke Asia. Kopi jadi barang berharga dan selalu dibawa para pendakwah Islam.

Ngopi asli dan Ngopi Singkatan

Dari beberapa literasi online, nyata bahwa kopi ada hubungannya dengan penyebaran Islam, sejak dahulu hingga sekarang.

NGOPI pun sekarang tidak hanya berarti meminum kopi, tetapi menjadi sebuah acara. Beberapa konunitas mengadakan acara NGOPI yang merupakan kependekan dari Ngobrol Perkara Islam, Ngobrol Perkara Iman, atau juga Ngobrol Politik Islam.

Karena namanya ngopi, dalam acara-acara tersebut selalu "wajib" ada seduhan kopi bagi peserta☺

Terima kasih telah membaca artikel sederhana tentang kopi, ngopi, dan hubungannya dengan dakwah Islam. Semoga bermanfaat.

Deni Kurnia
Deni Kurnia Guru, Blogger, dan Seorang Pembelajar

Posting Komentar untuk "Ngopi di Kedai Kopi Hanna "