Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wahai Istri, ada 15 Perbuatan Istri yang Tidak Disenangi Suamimu!


Kita faham, bahwa pernikahan adalah sebuah ikatan yang agung (mitsaqon gholidzo), yang menyatukan bukan hanya sepasang manusia menjadi suami istri, namun juga menyatukan dua keluarga besar.

Posisi suami adalah sebagai pakaian bagi istri, dan begitu juga sebaliknya, istri adalah pakaian bagi suaminya. Dalam posisi tersebut, kedua pihak saling menjaga kehormatan masing-masing. Keduanya pun idealnya bersepakat untuk saling berhati-hati menjaga sikap agar tidak ada pihak yang tersakiti. Menjaga lisan dan perbuatan dari sesuatu yang dapat mencederai keharmonisan. Di sinilah nyata pentingnya keduanya terus belajar, hingga akhir hayat.

Untuk kewaspadaan dalam bersikap, alangkah baiknya para istri (khusus dalam pembahasan kali ini) mengetahui, perilaku/perbuatan istri yang dapat melukai suami. Atau dengan kata lain, istri mesti waspada terhadap perbuatan yang ternyata sangat tidak disukai sang suami.

Berikut ini adalah daftar 15 perbuatan istri yang paling tidak disukai suami ini ditulis oleh Syaikh Fuad Salih dalam bukunya Liman Yuriidu Az Zawaj Wa Tazawwad.

15 Perbuatan Istri yang tidak disukai suami

  1. Mengatakan “pilih aku atau ibumu”
  2. Menjengkelkan hati suami
  3. Menuduh suami tidak cinta lagi
  4. Suka marah dan keras kepala
  5. Mudah tersulut emosinya oleh hal-hal kecil
  6. Selalu merasa benar dan menyalahkan orang lain, termasuk suami
  7. Tidak mampu bertanggungjawab atas urusan yang kecil sekalipun
  8. Suka menyuruh-nyuruh suami
  9. Membandingkan suaminya dengan laki-laki lain
  10. Tidak memperhatikan bau badannya
  11. Mengabaikan penampilannya
  12. Suka mengeluh
  13. Tidak mampu mengerti keinginan suami
  14. Cerewet dan tidak mau mendengar nasehat suami
  15. Suka mencurigai suami dan cemburu berat
Nah itulah wahai para istri, perbuatan-perbuatan yang menurut kacamata suami, tidak disukainya. Bagaimana dengan perbuatan suami yang tidak disukai istrinya? Supaya adil, tunggu tukisan berikutnya di blog ini dengan tema pembahasan seputar suami.

Selamat belajar, semoga semangatnya sama, "sehidup se-syurga" dapat terlaksana.