Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7+ Kuliner Tradisional Ciamis, Jadul tapi Mantul

Kuliner Khas Ciamis

Kuliner Tradisional Ciamis yang jadul tapi Tetap diminati
 - Berbicara kuliner tradisional, daerah-saerah di Jawa Barat memiliki segudang makanan khas yang identik dengan daerah tersebut. Makanan/ kuliner itu walaupun tradisional, namun sampai saat ini masih eksis dan banyak diminati masyarakat.

Saat ini, kita meluncur ke sebuah daerah di Jawa Barat, yakni Kota Ciamis. Sebuah kabupaten yang ada di Jawa Barat, seluas 1.425 km persegi, dengan penduduk sejumlah 1.389.414 orang, tersebar di 26 kecamatan. Walaupun bukan termasuk kota yang besar, namun Ciamis, seperti wilayah lain di Priangan, memiliki beberapa kekhasan, salah satunya dalam hal kuliner.


Kuliner Tradisional Ciamis, Jadul tapi Mantul

Ada banyak makanan khas Ciamis, walaupun beberapa di antaranya ada juga di wilayah lain. Beberapa di antara kuliner tradisional khas Ciamis, akan dibahas berikut ini. 

1. Abon Sapi Khas Ciamis

Abon sapi khas Ciamis

Kuliner Khas Ciamis di urutan pertama adalah Abon sapi. Banyak industri rumah tangga yang memproduksi Abon dan dendeng sapi, salah satunya Perusahaan Pusaka Asli di daerah Rancapetir. Perusahaan ini beroperasi sejak tahun 1968, memproduksi abon dan dendeng sapi khas Ciamis, dengan merek Rajawali. 

2. Galendo Khas Ciamis

Kuliner galendo khas ciamis

Galendo ini sesungguhnya ada di daerah lain terutama di wilayah Priangan Timur, namun keberadaannya selalu diidentikan dengan Ciamis. Bahkan, saya yang lahir dan tumbuh berkembang di Cianjur, sejak kecil sudah akrab dengan kuliner jadul ini, karena keluarga juga memproduksinya. Sebenarnya tidak sengaja membuat galendo, namun itu produk sampingan dari minyak kelapa yang dibuat. 

Galendo adalah makanan ampas minyak kelapa, berwarna kecoklat-coklatan, berbentuk butiran-butiran kecil. Rasanya gurih agak manis, kalau yang original. Saat ini, galendo bertransformasi😁. Di Ciamis sendiri ada kreasi-kreasi baru dalam hal bentuk dan rasa galendo. 

Jika kita menelusuri tempat penjualan kudapan/kuliner di Ciamis, kita akan menemukan aneka rasa dan bentuk galendo. Dalam hal rasa, ada galendo rasa keju, galendo rasa sapi, dan sebagainya. Dalam hal bentuk, galendo ada yang dibentuk persegi layaknya keju Craft, bentuk pizza, dan yang lainnya. Kreasi yang keren! 

3. Comring (Comro Kering) Khas Ciamis

Comring comro kering khas Ciamis

Jika mendengar kata "comro", pasti kita langsung membayangkan sejenis makanan tradisional yang bahan baku utamanya singkong, Oncom, dan cabe, sesuai namanya, comro, "oncom di jero". 

Seperti di Cianjur dan daerah lainnya, comro ini kudapan jadul yang tetap diminati. Ciamis pun memiliki kuliner khas berupa comro, namun berbeda dengan daerah lain. Di daerah ini, comronya kering, bak kerupuk, hingga dinamai "comring", alias comro kering. Di toko oleh-oleh khas Ciamis, kita akan menemukan comring ini dalam bentuk kemasan-kemasan yang menarik. 

4. Kerupuk Cikonéng Khas Ciamis

Kerupuk khas Ciamis

Kuliner lainnya khas Ciamis adalah kerupuk, walau sebenarnya kudapan yang bernama kerupuk sudah dikenal di seluruh Nusantara, sebagai makanan pendamping. Di Ciamis ada sebuah wilayah yang banyak menghasilkan kerupuk, yaitu wilayah Kecamatan Cikonéng. Kerupuknya berbahan aci, sehingga dikenal dengan kerupuk aci Cikonéng. 

Selain kerupuk aci yang berbentuk bundar besar, Cikonéng Ciamis juga terkenal sebagai wilayah yang banyak menghasilkan produk kerupuk aneka rasa dan bentuk. Salah satunya kerupuk "Ma'nyous", kerupuk pedas yang tenar di marketplace. 

5. Opak Panjalu

Kudapan tradisional lainnya adalah opak. Opak produk dari Desa Maparah Kecamatan Panjalu ini memang sudah terkenal ke mana-mana. Rasanya renyah dan wangi beras ketan putih yang dihaluskan tanpa diheuleuer. 

Cara membuatnya beras ketan tersebut ditumbuk dengan halu (penumbuk) dan jubleg (wadah untuk beras). Kemudian dibentuk bulat tipis-tipis lalu dikeringkan dengan cara dijemur. Setelah kering lalu dipanggang di atas bara. Menariknya tak ada bau gosong.

Proses pembuatan dan pematangan yang serba alami inilah yang menjadikan opak Panjalu gurih juga wangi ketannya berasa banget. 

6. Jawadah Takir Khas Ciamis 


Jawaddah Takir khas Panjalu

Kudapan khas Ciamis lainnya adalah jawaddah Takir. Jawadah takir adalah makanan tradisional yang dibuat dari gula merah/gula aren dicampur dengan parutan kelapa. Mirip wajit tapi bedanya rasanya lebih enak dan gurih. Hampir semua orang Panjalu bisa membuat jawadah ini, tapi yang paling enak adalah buatan warga Desa Garahangdan. Parutan kelapanya terasa nikmat saat dicampur dengan gula aren.

Jawadah takir tak dicampur bahan kimia, untuk mengawetkannya cukup dengan membungkus dengan daun pisang kering atau dalam bahasa Sunda kalaras. Jawadah takir ini biasanya dihidangkan saat acara rapat. Bisa saja di makan di pagi hari dengan ditemani teh hangat.

Kuliner ini bisa Anda dapatkan di toko-toko makanan khas Ciamis, atau juga bagi pengunjung Situ Léngkong Panjalu, di sekitar lokasi banyak yang menjajakan jawadah. 

7. Kalua Jeruk


Kalua Jeruk terbuat dari kulit Jeruk Bali setengah matang yang diberi gula aren (gula merah). Cara pengolahannya beberapa tahapan. Kulit Jeruk Bali sengaja dipilih karena memiliki kulit yang tebal dan Kalua yang dihasilkan akan enak rasanya.

Kalua jeruk ini memang bagian dari kuliner Ciamis yang usianya sudah tua diciptakan 40 tahun lalu. Sedangkan Pusat pembuatan Kalua Jeruk ada di daerah Kertamandala dan Mandalare. Kalua yang terkenal buatan Ecin dan keluarga Lilis.

Demikian pembahasan tentang 7+ Kuliner Tradisional Ciamis, Jadul tapi Mantul, tradisional namun tetap diminati oleh masyarakat. Bahkan beberapa di antara kuliner-kuliner jadul tersebut, banyak dijual secara online melalui marketplace, semisal Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan yang lainnya. Wah keren kan? 

Bahan tulisan diolah dari:
Galuhnews, Ciamisinfo, Kemendikbud, dan wawancara dengan Nina Gartina, warga asli Ciamis.
Deni Kurnia
Deni Kurnia Guru, Blogger, Penikmat Sastra. Selebihnya hanya seorang pembelajar