Bacaan Imam - QS Al Kahfi 102-110 (Amalan-amalan yang Membawa Kerugian)

Bacaan Imam - QS Al Kahfi 102-110 (Amalan-amalan yang Membawa Kerugian) - Sebagai muslim, orientasi hidupnya adalah beramal untuk mendapatkan ridho Allah Ta'ala. Semua yang dilakukannya dalam rangka mencapai tujuan tersebut, tujuan tertinggi hidup manusia. Jika Allah ridho kepada dirinya, tentulah ia akan selamat di dunia dan akhirat. Namun ada golongan manusia, yang justru segala amal perbuatannya sia-sia, tak bernilai pahala, walau mereka menyangka sudah melakukan kebaikan.

Siapa orang yang amalannya akan berbuah kerugian? Jawaban pastinya ada dalam firman Allah Subhanahu wa ta'ala, QS Al Kahfi (18), ayat 102-110. Ayat-ayat ini sering dibaca oleh imam shalat, namun alangkah baik pula dihapal oleh siapapun sebagai pengingat dan kewaspadaan terhadap kerugian dari amal perbuatan.

Gambar dari Freepik


Al Qur'an Surah Al-Kahf (18) : 102-110

أَفَحَسِبَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَن يَتَّخِذُواْ عِبَادِي مِن دُونِيٓ أَوۡلِيَآءَۚ إِنَّآ أَعۡتَدۡنَا جَهَنَّمَ لِلۡكَٰفِرِينَ نُزُلٗا

 قُلۡ هَلۡ نُنَبِّئُكُم بِٱلۡأَخۡسَرِينَ أَعۡمَٰلًا

 ٱلَّذِينَ ضَلَّ سَعۡيُهُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا وَهُمۡ يَحۡسَبُونَ أَنَّهُمۡ يُحۡسِنُونَ صُنۡعًا

أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِ‍َٔايَٰتِ رَبِّهِمۡ وَلِقَآئِهِۦ فَحَبِطَتۡ أَعۡمَٰلُهُمۡ فَلَا نُقِيمُ لَهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ وَزۡنٗا

 ذَٰلِكَ جَزَآؤُهُمۡ جَهَنَّمُ بِمَا كَفَرُواْ وَٱتَّخَذُوٓاْ ءَايَٰتِي وَرُسُلِي هُزُوًا

 إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ كَانَتۡ لَهُمۡ جَنَّٰتُ ٱلۡفِرۡدَوۡسِ نُزُلًا

خَٰلِدِينَ فِيهَا لَا يَبۡغُونَ عَنۡهَا حِوَلٗا

 قُل لَّوۡ كَانَ ٱلۡبَحۡرُ مِدَادٗا لِّكَلِمَٰتِ رَبِّي لَنَفِدَ ٱلۡبَحۡرُ قَبۡلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَٰتُ رَبِّي وَلَوۡ جِئۡنَا بِمِثۡلِهِۦ مَدَدٗا

 قُلۡ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ يُوحَىٰٓ إِلَيَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ فَمَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلۡيَعۡمَلۡ عَمَلٗا صَٰلِحٗا وَلَا يُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدَۢا


Terjemah Al-Kahf 18 : 102
102. Maka apakah orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sungguh, Kami telah menyediakan (neraka) Jahanam sebagai tempat tinggal bagi orang-orang kafir.

Terjemah Al-Kahf 18 : 103
103. Katakanlah (Muhammad), “Apakah perlu Kami beritahukan kepadamu tentang orang yang paling rugi perbuatannya?”

Terjemah Al-Kahf 18 : 104
104. (Yaitu) orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya.

Terjemah Al-Kahf 18 : 105
105. Mereka itu adalah orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhan mereka dan (tidak percaya) terhadap pertemuan dengan-Nya. Maka sia-sia amal mereka, dan Kami tidak memberikan penimbangan terhadap (amal) mereka pada hari Kiamat.

Terjemah Al-Kahf 18 : 106
106. Demikianlah, balasan mereka itu neraka Jahanam, karena kekafiran mereka, dan karena mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai bahan olok-olok.

Terjemah Al-Kahf 18 : 107
107. Sungguh, orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, untuk mereka disediakan surga Firdaus sebagai tempat tinggal,

Terjemah Al-Kahf 18 : 108
108. mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin pindah dari sana.

Terjemah Al-Kahf 18 : 109
Katakanlah (Muhammad), “Seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, maka pasti habislah lautan itu sebelum selesai (penulisan) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).”

Terjemah Al-Kahf 18 : 110
Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa.” Maka barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya.”

Pesan-pesan utama Surah Al-Kahf 18 : 102-110

1. Amalan-amalan yang membawa kerugian.
2. Surga itu kekal.
3. Kalimat-kalimat Allah itu sangat luas tidak terhingga.
4. Orang kafir itu akan dimasukkan ke neraka.
5. Orang-orang mu’min yang beramal shaleh akan dimasukkan ke dalam surga.
6. Banyak orang yang merasa berbuat baik padahal mereka sedang melakukan kejahatan.
7. Amal baik orang kafir akan tidak bernilai di akhirat karena kekafirannya.

Demikian pembahasan singkat mengenai QS Al Kahfi 102-110, ayat-ayat yang biasa dibaca imam shalat, yang kandungan utamanya tentang kesia-siaan perbuatan orang-orang kafir. Semoga kita dihindarkan oleh Allah dari perbuatan yang merugikan.