-->

4 Hal Penyebab Seseorang Masuk Surga, Ulasan Hadits Shohih Bukhari Muslim

Illustrasi dari unsplash.com

4 Hal Penyebab Seseorang Masuk Surga, Ulasan Hadits Shohih Bukhari Muslim
- Ketika seorang muslim ditanya, inginkah masuk surga? Tentu dengan sigap menjawab, "ingin". Tapi memang bukan hal yang gampang untuk meraihnya. Godaan syetan dan bujuk rayu nafsu, terkadang menggelincirkan seseorang dari jalan hidup yang diridhoi Allah.

Dalam banyak ayat, Allah menggambarkan syarat-syarat yang harus ditempuh manusia agar selamat dari kemurkaan Allah, dan --atas karunia Allah-- dia dimasukkan ke dalam surga, tempat kembali nan abadi dan penuh kenikmatan.

Begitu juga dalam hadits-hadits Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam, banyak panduan bagi manusia agar selamat dan meraih surga. Salah satu hadits yang membicarakan hal tersebut adalah hadits berikut ini.

4 Hal Penyebab Seseorang Masuk Surga

Dulu, Sahabat Abu Hurairah radhiallahuanhu berkisah, bahwa ada seorang Badui mendatangi Rasulullah ﷺ seraya berkata,

'Wahai Rasulullah ﷺ, tunjukkanlah kepadaku pada suatu amalan yang mana jika aku mengamalkannya niscaya aku masuk surga? '

Beliau menjawab:

(1) Kamu menyembah Allah, tidak mensyirikkan-Nya dengan sesuatu apa pun,
(2) mendirikan sholat yang wajib,
(3) menunaikan zakat yang fardlu, dan
(4) berpuasa Ramadlan.'

Sang Badui berkata, 'Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, aku tidak akan menambah atas ini sedikit pun selamanya dan tidak pula mengurangi darinya.'

Ketika dia pamit pergi, maka Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa ingin melihat seorang laki-laki dari penduduk surga maka hendaklah dia melihat kepadanya'."

Kisah ini shahih terdapat di dalam Kitab Bukhari & Muslim.

No. Hadits : 16 dalam Bab tentang Iman, berbunyi:

و حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ إِسْحَقَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ أَعْرَابِيًّا جَاءَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ إِذَا عَمِلْتُهُ دَخَلْتُ الْجَنَّةَ قَالَ تَعْبُدُ اللَّهَ لَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ الْمَكْتُوبَةَ وَتُؤَدِّي الزَّكَاةَ الْمَفْرُوضَةَ وَتَصُومُ رَمَضَانَ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا أَزِيدُ عَلَى هَذَا شَيْئًا أَبَدًا وَلَا أَنْقُصُ مِنْهُ فَلَمَّا وَلَّى قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى هَذَا

Dan telah menceritakan kepadaku Abu Bakar bin Ishaq⁽¹⁾ telah menceritakan kepada kami Affan⁽²⁾ telah menceritakan kepada kami Wuhai⁽³⁾ telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id⁽⁴⁾ dari Abu Zur'ah⁽⁵⁾ dari Abu Hurairah⁽⁶⁾ bahwa seorang Badui mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata, 

"Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, tunjukkanlah kepadaku pada suatu amalan yang mana jika aku mengamalkannya niscaya aku masuk surga?" 

Beliau menjawab: "Kamu menyembah Allah, tidak mensyirikkan-Nya dengan sesuatu apa pun, mendirikan sholat yang wajib, menunaikan zakat yang fardlu, dan berpuasa Ramadlan.

Dia berkata, "Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, aku tidak akan menambah atas ini sedikit pun selamanya dan tidak pula mengurangi darinya."

Ketika dia pamit pergi, maka Rasulullah bersabda: 

"Barangsiapa ingin melihat seorang laki-laki dari penduduk surga maka hendaklah dia melihat kepadanya'."

Hadits Pendukung

HR Shahih Bukhari : 1309
HR Shahih Bukhari : 1310
HR Shahih Bukhari : 5524
HR Sunan Nasai : 464
HR Musnad Ahmad : 5592
HR Musnad Ahmad : 15321
HR Musnad Ahmad : 18364
HR Musnad Ahmad : 18374
HR Musnad Ahmad : 18422
HR Musnad Ahmad : 18436
HR Musnad Ahmad : 21008
HR Musnad Ahmad : 22082
HR Musnad Ahmad : 22437
HR Musnad Ahmad : 22448
HR Musnad Ahmad : 25901
HR Musnad Ahmad : 25902

Catatan Kaki Perawi

(1) Muhammad bin Ishaq bin Ja'far, Ash Shaghaniy, Abu Bakar, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 270 H, hidup di Baghdad.

(2) Affan bin Muslim bin 'Abdullah , Al Bashriy, Abu 'Utsman, AlSh Shaffar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 219 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.

(3) Wuhaib bin Khalid bin 'Ajlan, Al Bahiliy, Abu Bakar, Shahibu Al Karabis, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 165 H, hidup di Bashrah.

(4) Yahya bin Sa'id bin Hayyan, At Taymiy, Abu Hayyan, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 145 H, hidup di Kufah.

(5) Abu Zur'ah bin 'Amru bin Jarir bin 'Abdullah , Al Bajaliy , Abu Zur'ah, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.

(6) Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel